Kamis, 08 Desember 2016

Mencintai Indonesia dengan Mencintai Budayanya

- Cinta Indonesia

https://www.linkedin.com/pulse/cinta-ind 1

Sudahkah kita mencintai Negara Indonesia kita ini? Hal apa sajakah yang telah kita berikan untuk Tanah Air kita ini? Sudah seharusnya kita sebagai penerus bangsa berperan aktif dalam membangun Indonesia agar lebih baik lagi dengan melakukan hal-hal positif dan bermanfaat, serta mencintainya dengan tulus dan sepenuh hati. Jika bukan kita, siapa lagi? Mulailah berubah demi Indonesia maju.

Negara Republik Indonesia atau yang biasa disebut Indonesia adalah Negara yang kaya, kaya akan kebudayaan, sumber daya manusia, dan lain-lain. Negara Indonesia termasuk kawasan Asia Tenggara yang dilintasi garis khatulistiwa, dan berada di antara 2 benua yaitu Asia dan Australia, serta antara Samudera Pasifik dan Samudera Hindia. Negara Indonesia berpopulasi lebih dari 258juta penduduk yang menjadikan Indonesia sebagai Negara berpenduduk terbesar keempat di dunia. Indonesia memiliki Ibukota yang disebut Jakarta. Kota Jakarta termasuk sebagai kota Metropolitan yang berarti suatu kota yang relative besar, baik dilihat dari luas wilayahnya, aktivitas ekonomi & sosial, maupun jumlah penduduknya. Selain itu, kota Jakarta juga dapat berdiri sendiri dan menjadi kota inti yang saling keterkaitan dengan kawasan disekitarnya. Tidak hanya Jakarta, kota Surabaya, Medan, Bandung juga disebut sebagai kota Metropolitan.

Setelah saya menjelaskan secara singkat tentang Indonesia, saya akan memberikan opini saya mengapa kita harus mencintai Negara kita ini, Negara Indonesia. Indonesia merupakan Negara Kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 13.466 pulau. Karena banyaknya pulau yang dimiliki, menjadi salah satu alasan Indonesia memiliki beragam kebudayaan, dari berbagai suku, ras, agama, dan lain-lain. Dengan berbagai kekayaan yang dimiliki dan pencapaian yang telah diraih bangsa Indonesia, sudah seharusnya kita bangga dan mencintai Tanah Air kita ini.

https://asefts63.wordpress.com/

Sejarah Indonesia juga menjadi faktor penting dalam berkehidupan bernegara. Tanpa adanya sejarah dan pengorbanan pahlawan, kita tidak akan bisa berdiri seperti sekarang ini. Hal tersebut bisa kita jadikan sebagai motivasi untuk lebih menghargai dan mencintai Indonesia. Arti cinta Tanah Air itu sendiri berarti rasa cinta kita terhadap Negara tempat kita dilahirkan, dibesarkan, dan hidup. Selain itu, cinta Tanah Air diwujudkan dengan rela berkorban sepenuh hati demi kemajuan Negara.
Oleh sebab itu, mencintai Tanah Air Indonesia bukan hanya mencintai keindahannya, namun kekurangan yanh harus dibenahi.
Sangat banyak cara yang bisa kita lakukan sebagai wujud kita mencintai bangsa kita bangsa Indonesia ini, nah di sini saya akan mencoba memberikan contoh-contoh perilaku yang bisa kita lakukan, di antaranya:

1.      Merasa Bangga menjadi Warga Indonesia
Salah satu wujud bahwa kita mencintai Indonesia tentunya dengan menunjukan rasa bangga kita sebagai salah satu warga Indonesia. Bukan hanya melalui lisan, namun dengan perilaku. Jangan malu dan ragu untuk mengakui kita adalah warga Indonesia. Tunjukan kepada semua orang bahwa kita bangga menjadi warga Indonesia. Dengan adanya rasa bangga, dengan sendirinya kita akan selalu mencintainya dan akan selalu berusaha untuk melakukan yang terbaik guna menjaga nama baik Indonesia.

http://www.wikiwand.com/en/100%25_Cinta_ 1

2.      Memakai Produk dalam Negri (Indonesia)
Belilah dan gunakanlah produk-produk lokal dari Indonesia dengan bangga. Dengan menggunakan produk dalam negri, kita mendukung dan membantu pembangunan dan perekonomian Indonesia. Selain itu, kita juga bisa menunjukan kepada dunia luar bahwa produk Indonesia pun baik dan dapat bersaing dengan produk asing. Menggunakan produk lokal juga mendorong masyarakat agar lebih kreatif dan termotivasi agar terus menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.
Sebagai contoh, kita bisa memakai Batik baik untuk sehari-hari atau saat formal. Secara tidak langsung kita memperkenalkan produk asli Indonesia kepada dunia luar. Contoh lain adalah dengan memilih menggunakan tas hasil tangan masyarakat Indonesia daripada menggunakan tas branded luar Negri. Mulailah dengan hal-hal kecil dari sekarang. Jika bukan kita yang menggunakan produk Indonesia, siapa lagi?

http://tokobatikonlineshop.blogspot.com/


http://www.republika.co.id

3.      Melestarikan Kebudayaan Indonesia
Perilaku yang satu ini sangat berhubungan dengan Tema Blog yang saya ambil yakni “Culture” yang berarti “Budaya”. Sudah menjadi kewajiban kita untuk mengapresiasikan dan melestarikan kebudayaan yang ada di Indonesia ini. Dengan kebudayaan yang kuat, akan melahirkan generasi muda yang kuat dan memiliki moralitas tinggi. Indonesia memiliki begitu kebudayaan yang beragam. Dari Sabang sampai Merauke memiliki keunikan dan kekayaan budaya yang berbeda-beda. Di sinilah peran kita untuk terus mempelajari dan melestarikan kebudayaan yang ada di Indonesia.
Sebagai contoh, makanlah makanan khas Indonesia yang beragam yang terbukti kelezatannya, seperti “Kerak Telor” dari Jakarta, “Sate Padang” dari Padang, dan lain-lain. Contoh lain yang bisa dilakukan, sebagai siswa-siswi sekolah, kita bisa mengikuti ekstrakurikuler Tari Saman dari Aceh. Atau sejak dini kita bisa menanamkan budaya-budaya Indonesia pada anak. Dengan begitu, kita akan selalu mencintai Indonesia.


http://ranupatjeh1.blogspot.co.id

Paparan di atas hanya sedikit dari contoh perilaku yang bisa kita lakukan sebagai wujud cinta Indonesia. Sebenarnya masih banyak lagi yang bisa kita lakukan seperti menaati peraturan yang ada, taat membayar pajak, dan lain-lain. Mulailah hari ini untuk terus melakukan hal-hal positif untuk mencintai Indonesia. Jangan biarkan Negri  luar mengambil yang ada di Indonesia. Bangga lah dengan Indonesia dan bersyukur atas apa yang telah diberikan Tuhan YME terhadap Indonesia. Dengan kekayaan, keindahan, keberagaman budaya Indonesia namun tetap berprinsip Bhinneka Tunggal Ika, kita patut terus mencintai Indonesia dengan tulus. Jika bukan sekarang, kapan lagi? Jika bukan kita, siapa lagi?

Semoga tulisan artikel saya kali ini tentang Cinta Indonesia dengan judul “Mencintai Indonesia dengan Mencintai Budayanya” bermanfaat bagi pembaca. Terima Kasih.

Benyamin Sueb, Si Tokoh Budaya Betawi

a.     My Inspiration

Siapakah yang tidak mengenal sosok Benyamin Sueb? Apalagi bagi orang Betawi seperti saya, pastinya mengenal sosok Benyamin ini. Beliau adalah seniman sekaligus sosok pelopor budaya Betawi yang sangat dikenal dan disegani oleh masyarakat luas. Dengan kekentalan budaya nya yang ia tekuni dan ia jalani semasa hidupnya. Dengan dedikasinya terhadap budaya Betawi itu pula beliau menjadi pelopor budaya yang sangat kuat akan ke khasan dirinya yang sangat sederhana.
https://www.behance.net/

Sikap dan sifat sederhananya lah yang membuat kita semua masyarakat Indonesia merasa terinspirasi dan menjadi sadar betapa beragamanya budaya Indonesia dan betapa indahnya budaya Indonesia jika kita telusuri lebih dalam. Banyak dari sekian budaya yang memiliki keunikan tersendiri. Maka dari itulah setiap budaya yang memiliki keunikan itulah yang menjadi mudah untuk dikenal orang awam (masyarakat luar negeri) yang tidak mengenal budaya Indonesia.
Benyamin Sueb atau yang biasa dikenal Bang Ben/Babe (dari serial “Si Doel Anak Sekolahan”) ini merupakan sutradara, pelawak, pemeran, sekaligus penyanyi Indonesia. Karena kerja keras dan prestasinya yang tidak diragukan lagi, Benyamin telah menghasilkan lebih dari 75 album musik dan 53 judul film. Menakjubkan bukan? Inilah salah satu alasan saya mengapa saya memilih Benyamin Sueb sebagai tokoh inspirasi saya yang berkaitan dengan Kebudayaan.

http://bio.or.id/biografi-benyamin-sueb/

Pria kelahiran 1939 ini awalnya mengaku tidak pernah bercita-cita untuk menjadi seorang seniman, ia pernah menjalani beberapa profesi seperti pedagang roti dan kenek bis. Lalu takdir pun mengubah segalanya, Bang Ben memulai karirnya dengan bermusik dan bergabung dengan grup musik Naga Mustika. Grup inilah jembatan pertama yang mengibarkan nama Benyamin Sueb di Indonesia. Beliau juga sempat berduet dengan penyanyi terkenal seperti Ida Royani dan Inneke Koesoemawati. Kemudian, setelah sukses di bidang musik, ia pun berkesempatan membintangi beberapa judul film.


http://qichynanto.blogspot.co.id

Grup Naga Mustika yang dilandasi alat musik Gambang Kromong menjadikan Benyamin Sueb identik dengan alat musik tersebut. Berkat Gambang Kromong, munculah lagu “Jampang” dan “Ondel-ondel” yang sangat laku keras di pasaran dan terkenal hingga saat ini. Lagu-lagu melegenda lainnya pun menyusul, antara lain “Nyai Dasimah”, “Kompor Mleduk” dan “Tukang Garem” yang tak kalah sukses dan semakin melambungkan nama Benyamin Sueb.

http://bio.or.id/biografi-benyamin-sueb/

Tak hanya sukses di dunia musik, kesempatan bermain film dan sinetron pun tidak ia sia-siakan. Judul-judul film seperti “Si Doel Anak Betawi”, “Biang Kerok”, hingga “Banteng Betawi” pun ia lakoni. Dan semua film maupun sinetron yang ia bintangi sukses di pasaran. Tak hanya di situ, beliau juga sukses menjadi pembawa acara, aktif dalam lembaga budaya, dan sukses dalam perusahaan radio lokal nya yang disebut “Radio Bens”.


http://alwijandon.blogspot.co.id

Bang Ben menutup usia pada usia 56 tahun karena serangan jantung. Bang ben terus mendedikasikan dirinya di bidang seni hingga ia meninggalkan dunia ini yang telah membesarkan namanya. Baginya, melestarikan kebudayaan Betawi adalah tujuan hidupnya. Beliau menunjukan bahwa kebudayaan asli Indonesia ini tidak dapat digusur keberadaannya oleh perubahan zaman, yang awalnya hanya dipandang sebelah mata. Wajar jika Benyamin Sueb ini dikenang sebagai Seniman Besar Budaya Betawi yang sangat melegenda.
Kita sebagai generasi mudah seharusnya sadar dan tergerak untuk selalu menjaga dan melestarikan budaya-budaya yang ada, tidak hanya Betawi, namun budaya yang ada di seluruh Indonesia. Contohlah Benyamin yang tidak menyerah dalam menjalani hidup dan berkerja keras sampai ia pun mendapat kesuksesan. Tirulah hal-hal positif dari beliau yang mendedikasikan hidupnya untuk kebudayaan.

Untuk itulah kita sebagai warga Negara Indonesia turut mendukung adanya budaya Indonesia dengan cara melestarikan dan juga mendukung adanya program ataupun lainnya yang mengandung hal mengenai budaya Indonesia. So save our life, save our culture!

Selasa, 01 November 2016

Budaya Halloween

Malam di penghujung bulan Oktober pun tiba. Anak-anak keluar rumah mendatangi tetangga-tetangganya untuk mendapatkan permen atau coklat, lengkap dengan kostum seramnya sebagai penyamaran. Selain itu, ada yang merayakannya dengan pergi berpesta atau membuat pertunjukan kembang api. Semua orang telah menanti-nantikan saat ini. Mereka begitu gembira dan antusias merayakan malam Halloween. Mereka pun telah menyiapkan diri dan segala sesuatu nya untuk menyambut perayaan Halloween yang jatuh pada tanggal 31 Oktober ini sejak jauh-jauh hari.

http://plusquotes.com/images/quotes-img/ 1


Setelah saya melakukan wawancara kepada 4 narasumber dan mempelajari lebih dalam tentang Halloween, saya akan membahas tentang kebudayaan Halloween sesuai dengan tema yang saya ambil, yaitu culture. Halloween berasal dari kata All Hallows Evening yang berarti “Malam Para Kudus”. Tradisi Halloween itu sendiri berasal dari Irlandia dan berakar dari praktek pagan kuno. Pada awal sejarahnya, Halloween berasal dari festival yang disebut “Samhain” yang dirayakan oleh orang Kelt zaman kuno. Festival yang dikenal dengan festival orang mati ini juga digunakan sebagai menandai akhir dari musim panen di hari-hari terakhir musim panas bagi bangsa Gael.
Pada abad ke-19, ribuan imigran asal Irlandia pindah ke Amerika Serikat membawa dan mempopulerkan tradisi Halloween. Mereka memulai tradisi tersebut dengan memakai kostum dan pergi mengunjungi rumah ke rumah untuk meminta makanan dan uang. Dengan kebiasaan tersebut, muncul lah istilah “Trick or Treat” yang berarti apabila pemilik rumah tidak memberikan permen atau coklat akan dijahili. Bukan hanya Amerika, kini Negara di berbagai belahan dunia ikut merayakan Hallowen karena Halloween sangat erat dengan Agama Nasrani dan perayaannya yang unik.

Karena kepopuleran dan keunikan perayaan Halloween, seluruh dunia ikut merayakannya. Kebiasaan Halloween yang tidak asing lagi adalah anak kecil memakai kostum seram masing-masing dan berkeliling dari rumah ke rumah untuk meminta coklat atau permen, lalu mereka akan mengatakan “Trick or Treat” semacam sebuah “ancaman” yang berarti beri kami permen atau kami jahili. Apabila mereka tidak diberi permen atau coklat, mereka akan melakukan kenakalan kepada pemilik rumah tersebut.

 
 http://media.21alive.com/images/best-tri 1


Selain Trrick or Treat, orang-orang di berbagai Negara merayakan Halloween dengan tradisi yang bervariasi. Ada yang merayakannya dengan mengadakan pesta, menyalakan api unggun, atau menyaksikan pertunjukan kembang api. Berikut adalah beberapa contoh budaya perayaan Halloween di berbagai Negara:
1.      Amerika
Perayaan Halloween di Negara satu ini sangatlah meriah. Semua kalangan ikut bergembira menyambut malam Halloween. Salah satu perayaan yang dilakukan adalah Parade Night terbesar yang diikuti oleh 2 juta orang.

 http://blog.reservasi.com/uniknya-perayaan-halloween-dari-berbagai-dunia-ini/


2.      Irlandia
Negara yang menjadi asal munculnya Halloween ini juga tak kalah meriah dalam merayakan malam Halloween. Parade Festival Halloween adalah acara yang selalu diselenggarakan setiap tahunnya. Salah satu yang paling terkenal disebut “Tur Dublin Berhantu” dengan pertunjukan Hitchcock dan diiringi musik.

 http://blog.reservasi.com/uniknya-perayaan-halloween-dari-berbagai-dunia-ini/halloween-dari-berbagai-dunia-ini/


3.      Hong Kong
Di Hong Kong, perayaan Halloween memang sedikit berbeda. Mereka menyebutnya dengan Yue Lan yang berarti Festival Hantu Lapar. Selama 24 jam lamanya, mereka akan membakar buah dan uang yang terbuat dari kertas untuk mengusir roh jahat.

 http://blog.reservasi.com/wp-content/upl 3


4.      Jerman
Perayaan Halloween di Jerman bisa dibilang unik. Pasalnya, mereka akan menyembunyikan pisau yang ada di rumah mereka. Karena mereka percaya hal tersebut akan melindungi mereka dari roh jahat yang akan menyakitinya dan terhindar dari gangguan.

 
 http://www.ultraimg.com/images/3d7ea3.jp 1


Di Indonesia sendiri, sesuai yang saya tahu, banyak yang antusias dan merayakan Halloween. Kalangan yang banyak ikut merayakannya adalah remaja. Biasanya mereka pergi keluar dengan teman sebayanya ke mall atau café, dan ada pula yang merayakannya ke club malam dengan memakai kostum seram dan berdandan unik hingga yang menyerupai hantu. Namun, dengan melihat hasil dari wawancara, tidak semua remaja mengetahui persis asal usul sejarah Halloween. Padahal, sebelum ikut merayakannya, kita wajib mengetahui apa sebenarnya tujuan merayakan Hallowen itu sendiri.

https://cdn.idntimes.com/content-images/ 1

Selain tradisi kebudayaan melakukan perayaan, Halloween sangat identik dengan simbol-simbol. Saat mendengar kata “Halloween”, banyak simbol atau ikon yang muncul dalam benak kita. Simbol-simbol tersebut tentunya berbau mistis dan menyeramkan. Contoh simbol yang populer adalah labu yang diukir menyerupai wajah manusia yang meyeramkan. Labu yang biasa disebut jack-o’- lantern ini biasanya di dalamnya diletakkan lilin agar terlihat seram saat berada di tempat gelap.
Contoh simbol Halloween yang identik adalah vampir, nenek sihir, serigala, goblin, kelelawar, dan simbol menyeramkan lainnya.


 
 http://2.bp.blogspot.com/_0xgnmm0Og-c/TM 1

 https://encrypted-tbn3.gstatic.com/image 1

 
 http://1.bp.blogspot.com/-KavvSocwIjA/UI 1

  
 http://2.bp.blogspot.com/-yaTCylJfv2M/Un 1

Peran makanan pun tak kalah penting peranannya sebagai pendukung meriahnya perayaan Halloween. Selain permen dan coklat, hidangan yang sering dijumpai saat perayaan Halloween adalah apel caramel, yakni apel yang dilumuri dengan gula. Selain itu, ada sari buah apel, pie labu, permen apel, dan lain-lain.

http://www.browneyedbaker.com/wp-content 1

http://www.seriouseats.com/images/200810 1


Kini, Halloween telah menjadi kebudayaan modern di beberapa Negara. Bahkan Halloween telah dijadikan libur sekuler. Perayaan Halloween telah menjadi perayaan yang menguntungkan kedua setelah Natal bagi pedagang guna meningkatkan ekonomi.

http://www.dreamers.id/img_editor/1429/i 1

http://3.bp.blogspot.com/-53P1Dvx8ZkM/UJ 1

Senin, 31 Oktober 2016

Berlibur ke Padang Sambil Mengenal Budaya Minangkabau

Padang merupakan Ibu Kota Sumatera barat yang merupakan kota terbesar di pesisir barat pulau Sumatera. Indonesia memiliki beragam kebudayaan, di Padang pun memiliki budaya nya sendiri. Penduduk Sumatera Barat mayoritas beretnis Minangkabau dan beragama Islam. Apakah anda belum pernah mengunjungi kota yang satu ini? Jika belum, sempatkanlah waktu untuk berlibur ke kota Padang sembari mengenal budayanya. Anda tidak akan menyesal dan pastinya akan terkesan dengan keindahan dan keunikan kota Padang. Karena Suku Minangkabau sangat kaya akan budaya dan belum lama ini saya berkesempatan berlibur ke Padang, saya tertarik untuk membahas tentang Suku Minangkabau dalam artikel saya ini. Saya akan menjelaskan secara singkat mengenai budaya Minangkabau serta cerita saya selama berada di kota Padang.

Istana Pagaruyung
http://www.indonesia.travel/uploads/3633 1

Budaya Minangkabau adalah budaya yang dimiliki masyarakat Minangkabau yang meliputi beberapa wilayah, seperti Sumatera Barat, Barat Riau, Pesisir Barat Sumatera Utara, Barat Jambi, Utara Bengkulu, Barat Daya Aceh, hingga Negeri Sembilan Malaysia. Masyarakat Minangkabau adalah kelompok etnis Nusantara yang berbahasa dan menjunjung tinggi adatnya.
Etnis ini sangat menonjol di bidang perniagaan sebagai professional dan intelektual. Minangkabau juga menjadi budaya Matrilineal terbesar di dunia.



Berikut adalah contoh-contoh keberagaman dan keunikan budaya Minangkabau:


-  Rumah Adat
Rumah Adat Suku Minangkabau disebut Rumah Gadang. Rumah Gadang memiliki bentuk yang sangat unik dan tidak dapat ditemukan di tempat lain. Rumah Gadang berbentuk panggung, menggunakan kayu dan pasak, serta tiang penyangga. Atap khas yang disembut bergonjong dan ukiran yang indah dan khas, menambah keunikan Rumah Gadang itu sendiri.



   
Dokumen Pribadi 1 - Rumah Gadang


- Makanan Khas
Kuliner dari Padang ini sudah tidak diragukan lagi kelezatannya. Ciri khas dari masakan Padang adalah kaya bumbu dan pedas. Seluruh Nusantara hingga mancanegara sudah mengenal masakan khas dari Padang. Buktinya, Rendang telah dinobatkan menjadi makanan terlezat di dunia. Contoh makanan khas dari Minangkabau lainnya seperti Soto Padang, Sate Padang, Dendeng Balado, dan lain-lain.


 
Rendang 
http://masteresep.com/wp-content/uploads 1

                
 Soto Padang 
http://berbagairesep.com/wp-content/uplo 1


Sate Padang
http://getlostmagz.com/wp-content/upload 1



- Tarian Khas
Minangkabau kaya akan kesenian, salah satunya adalah tarian. Ciri khas dari tarian ini adalah cepat, keras, menghentak, dan juga dinamis. Tarian adat Minangkabau biasanya digunakan saat pesta adat atau perayaan pernikahan. Contoh tarian khas dari Minangkabau adalah Tari Piring, Tari Payung, Tari Indang, dan lain-lain.

Tari Piring
http://www.portalsejarah.com/wp-content/ 1

Tari Indang
http://www.indonesiakaya.com/uploads/_im 1


- Pakaian Adat
Pakaian Adat dari Minangkabau ini tak kalah unik. Untuk kaum pria memakai baju model teluk belanga, sedangkan untuk wanita memakai baju kurung dengan kain songket menyelempang di bahu. Aksesori pun tak ketinggalan untuk menambah keindahan pakaian adat.

  
Pakaian Adat
https://djusmasri.files.wordpress.com/20 1

Saat pergi ke Padang, saya mengunjungi Istana Pagaruyung dan berkesampatan memakai pakaian adat Sumatera Barat. Ini adalah contoh saat saya memakai pakaian adat Sumetera Barat.

            
Dokumen Pribadi 2 - Pakaian Adat Bersama Keluarga

Adapun contoh budaya lain dari Minangkabau, seperti Sepak Rago yaitu sembuah olahraga tradisional. Lalu ada Gamat yang merupakan kesenian Melayu yang melibatkan seni tari, suara, dan musik. Ada juga Tabuik, yaitu permainan yang merupakan upacara peringatan terbunuhnya Husein, cucu Rasulullah SAW. Contoh-contoh di atas hanya sebagian dari kebudayaan Minangkabau, masih banyak keberagaman budaya Minangkabau yang kaya dan unik. Sudah seharusnya kita sebagai warga Indonesia bangga dan melestarikan budaya-budaya yang ada di Indonesia, termasuk budaya Minangkabau.

Tabuik
http://assets.kidnesia.com/media_kidnesi 1



Sepak Rago
https://frenscorsmapat.files.wordpress.c 1


Saya yang juga keturunan setengah Betawi dan Minangkabau ini sangat bangga akan keberagaman Suku Minangkabau. Akhir September 2016 lalu pun saya berkesempatan berlibur ke Padang, Sumatera Barat dengan keluarga saya. Saya banyak mengunjungi tempat wisata dan tempat bersejarah di sana. Banyak sekali tempat yang indah dan tidak lupa saya mengabadikannya dengan berfoto-foto. Sebenarnya masih sangat banyak tempat-tempat yang ingin saya kunjungi, namun karena waktu tidak mendukung, apa daya saya tidak dapat mengunjungi semua tempat. Saya berharap suatu saat saya akan berkesempatan kembali mengunjungi kota yang indah ini dan mengeksplor lebih dalam lagi kota tersebut.
Saya pun merasa beruntung karena saya menginap di rumah tante yang memiliki Rumah Gadang, yaitu rumah adat dari Sumatera Barat. Rumah Gadang itu sangat megah dan indah, bangunan yang besar, bentuk yang unik, serta ukiran yang khas membuat saya kagum dengan rumah adat ini. Saya pun merasa ingin lebih lama tinggal di sana dan tidak ingin pulang.


Dokumen Pribadi 3 - Rumah Adat


Selain itu, saya mengunjungi tempat wisata yang terkenal, seperti Istana Pagaruyung, Jam Gadang, Lembah Harau, Lembah Anai, dan juga Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM). Manfaat dari mendatangi tempat-tempat di Padang pun menambah wawasan bagi saya dan saya lebih mengenal budaya yang ada di sini. Saya pun merasa sangat beruntung.

 
Dokumen Pribadi 4 - Jam Gadang

Dokumen Pribadi 5 – PDIKM    

                                     
Dokumen Pribadi 6 - PDIKM

 
                       Dokumen Pribadi 7 - Lembah Anai                          

Dokumen Pribadi 8 - Lembah Anai


Tak ketinggalan, belum afdol rasanya pergi ke Padang apabila belum mencicipi makanan khas dari Sumatera Barat. Saya mencicipi sate yang sangat populer, yaitu Sate Mak Syukur. Selain itu, saya juga mencoba Nasi Kapau yang berada di sekitar Jam Gadang.

Dokumen Pribadi 9 - Nasi Kapau     


     Dokumen Pribadi 10 - Sate Padang Mak Syukur


Adapun beberapa benda tradisional khas dari budaya Minangkabau yang saya dapatkan saat saya mengunjungi Istana Pagaruyung.

Dokumen Pribadi 11 - Benda Tradisional

 Dokumen Pribadi 12 - Benda Tradisional         

Dokumen Pribadi 13 - Benda Tradisional


Itulah sekilas tentang kebudayaan Minangkabau dan cerita singkat saya saat berkunjung ke kota Padang, Sumatera Barat. Semoga bermanfaat dan memberikan inspirasi untuk pembaca. Terima kasih.